Kamis, 17 Oktober 2013

Tugas 1 (Ilmu Sosial Dasar)

Tugas 1 (ILMU SOSIAL DASAR)



1. Sebutkan definisi dari :    
·        Individu
Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih kecil.
Pada dasarnya, setiap individu memiliki ciri-ciri yang berbeda. Individu yang saling bergabung akan membentuk kelompok atau masyarakat. Individu tersebut akan memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok dimana dirinya bergabung.
    ·        Keluarga 
            Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.
    ·        Masyarakat
            Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
 Ø Masalah yang timbul dalam keluarga
                   Banyak sekali masalah-masalah yang timbul dalam keluarga, diantaranya perceraian orang tua, perselisihan sesama saudara, hingga hal yang kecil yang mungkin bisa dianggap sepele seperti pemilihan jurusan dalam pendidikan. Hal tersebut seringkali dipicu dengan kurangnya komunikasi antara sesama anggota keluarga dan perbedaan pendapat yang sama-sama beranggapan bahwa pendapat yang diutarakannya sama-sama benar, baik itu orang tua ataupun anak.
                        Contohnya, perbedaan pendapat dalam pemilihan jurusan yang dialami seorang anak bernama Lia yang. Lia adalah anak kedua dari tiga bersaudara, ia merupakan salah satu siswi disalah satu SMA Negeri di kota Bogor, saat ini ia duduk di kelas 1 dan akan menginjak ke kelas 2, dimana pada kelas 2 akan dibagi menjadi dua jurusan yaitu IPA dan IPS. Pemilihan jurusan pada sekolah Lia ditentuan dengan melalui tes psikotes yang kemudian diserahkan langsung kepada masing-masing murid sesuai dengan minatnya. Lia berkeinginan untuk memilih jurusan IPS dengan alasan sangat menyukai pelajaran bahasa Jepang sejak pertama kali mempelajarinya di kelas 1, dan berkeinginan untuk mengambil jurusan bahasa Jepang pada saat masuk dalam perguruan tinggi, oleh sebab itu Lia tidak ingin terlalu berpusing ria dengan pelajaran-pelajaran yang ada dalam jurusan IPA, karena kebanyakan perguruan tinggi tidak mengharuskan mahasiswa nya yang masuk jurusan bahasa berasal dari jurusan IPA pada waktu SMA, tetapi keinginan Lia tersebut tidak dibarengi dengan keinginan orang tuanya yang menginginkan Lia untuk masuk kejurusan IPA, karena orang tua Lia menganggap Lia mampu untuk mengikuti pelajaran-pelajaran yang ada di jurusan tersebut, dan orang tua nya juga berpikiran karena anak-anak yang berasal dari jurusan IPA ketika SMA dapat memilih jurusan mana saja ketika masuk di perguruan tinggi.

 Ø Solusi
                   Solusi yang terbaik dari masalah yang dialami Lia adalah dengan beberapa cara, diantaranya yang pertama dengan memberikan penjelasan secara langsung kepada orang tuanya apa yang sebenarnya diinginkan oleh Lia, dan alasan Lia untuk memilih jurusan IPS, tentu saja hal tersebut dilakukan dengan cara berbicara langsung bertatap muka dan tanpa emosi
                        Solusi yang kedua adalah dengan menuruti apa yang orang tua Lia inginkan, pada posisi ini orang tua lah yang harus memberikan pemahaman kepada Lia, agar Lia dapat menerima keinginannya untuk masuk di jurusan IPA dan dapat menjalankannya tanpa beban, dan itu sangat penting untuk proses pembelajaran yang akan Lia jalankan di jurusan IPA nantinya, dan tidak akan mempengaruhi prestasi yang akan Lia capai kedepannya.

 Ø Masalah yang timbul dalam masyarakat
                  Tawuran, bukan hanya dilakukan oleh pelajar, tetapi hal tersebut dilakukan juga oleh para warga,  yang belum lama terjadi antarwarga Gang Intan dan Gang Topaz RW 1 dan RW 2 Johar Baru, yang menyebabkan seorang polisi menjadi korban.
                         Brigadir Sugito Aritonang, anggota Polsek Johar Baru, mengalami luka di bagian punggung akibat siraman air keras. Saat tawuran pecah, Sugito yang berada di lokasi hendak memisahkan kedua kelompok warga yang bertikai. Namun secara tiba-tiba, korban mendapat siraman cairan air keras dari arah belakang. Seragam kepolisian yang ia kenakan pun robek terkena cairan berbahaya tersebut. Akibatnya, punggung Sugito melepuh. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
                         Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Tatan Dirsan mengatakan, polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait terjadinya tawuran antarwarga yang sering kali terjadi di kawasan Johar Baru. Setelah kejadian tersebut, polisi mengadakan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara. "Kita sudah sweeping dan olah TKP. Kami amankan puluhan orang," ujarnya ketika dihubungi. Sekitar 30 orang yang telah digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Pusat akan diperiksa dan didata. "Tidak semua yang kita angkut akan kita tahan. Jika berdasarkan keterangan melakukan aksi tawuran, baru kita tahan," ucapnya.
                        Tawuran yang kesekian kalinya tanpa adanya penyebab yang jelas kembali terjadi di Johar Baru.  Warga Gang Intan dan Gang Topaz RW 1 dan RW 2, Johar Baru, saling serang di Jalan Intan, Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru. Tawuran ini sempat mereda, tetapi kembali berlanjut hingga dini hari pada hari berikutnya.

 Ø Solusi
                   Nampaknya peristiwa ini bukanlah peristiwa yang dengan mudah dapat diselesaikan, pemasangan pagar pembatas yang tinggi tidak juga membuahkan hasil, begitupun dengan ikrar perdamaian yang sangat sudah sering kali diucapkan, tidak juga membuat kedua belah pihak memngentikan tawuran, karena tawuran yang mereka alukan sudah menjadi tradisi, dan bukan sekali atau dua kali terjadi, maka salah satu cara untuk mengatasi tawuran antar warga ini adalah dengan perubahan budaya
                        Para warga harus disadarkan oleh kondisi mereka saat ini yang tidak wajar, dan menanyakan kondisi seperti apa yang mereka inginkan, dari sanalah kita dapat mengetahui alasan sebenarnya mereka melakukan hal tersebut, dan menciptakan sebuah budaya baru yang kedepannya diharapkan lebih baik dibanding budaya tawuran yang mereka lakukan, tentu saja tidak dalam waktu yang singat. Pembentukan budaya baru membutuhkan waktu yang lama untuk setiap individu menpelajarinya, menyesuaikannya, dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.


2. Sebutkan definisi dari :         
·        Pemuda
Definisi yang pertama, Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang.
Sebagai calon generasi penerus yang akan menggantikan generasi sebelumnya. Secara internasional, WHO menyebut sebagai” young people” dengan batas usia 10-24 tahun, sedangkan usia 10-19 tahun disebut ”adolescenea” atau remaja. International Youth Year yang diselenggarakan tahun 1985, mendefinisikan penduduk berusia 15-24 tahun sebagai kelompok pemuda.           
            Definisi yang kedua, pemuda adalah individu dengan karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun belum memiliki pengendalian emosi yang stabil. Pemuda menghadapi masa perubahan sosial maupun kultural.
            Sedangkan menurut draft RUU Kepemudaan, Pemuda adalah mereka yang berusia antara 18 hingga 35 tahun. Menilik dari sisi usia maka pemuda merupakan masa perkembangan secara biologis dan psikologis. Oleh karenanya pemuda selalu memiliki aspirasi yang berbeda dengan aspirasi masyarakat secara umum. Dalam makna yang positif aspirasi yang berbeda ini disebut dengan semangat pembaharu.
            Dalam kosakata bahasa Indonesia, pemuda juga dikenal dengan sebutan generasi muda dan kaum muda. Seringkali terminologi pemuda, generasi muda, atau kaum muda memiliki definisi beragam. Definisi tentang pemuda di atas lebih pada definisi teknis berdasarkan kategori usia sedangkan definisi lainnya lebih fleksibel. Dimana pemuda/ generasi muda/ kaum muda adalah mereka yang memiliki semangat pembaharu dan progresif.

Ø             Peranan pemuda dalam masyarakat
                   Banyak sekali peranan pemuda yang dapat dijumpai dalam masyarakat. Dari sisi usia, pemuda terbagi kedalam dua fase yaitu fase puber/remaja berusia antara 10 sampai 21 tahun, dan fase dewasa awal berusia antara 21 sampai35 tahun. Sebagian berpendapat bahwa siapapun yang berusia dibawah 40 tahun semenjak ia menjadi baligh bisa disebut sebagai pemuda.
                        Alasan mengapa pemuda harus berperan dalam masyarakat, alasan pertama karena pemuda adalah generasi penerus, yaitu generasi yang meneruskan generasi yang sebelumnya yang baik. Alasan kedua, karena pemuda adalah generasi pengganti, yakni menjadi pengganti generasi sebelumnya yang buruk.
                        Contoh pemuda yang memiliki peranan penting dalam kemerdekaan adalah Soekarno dan tokoh-tokoh pergerakan pemuda di Indonesia pada zaman kemerdekaan (SDI, Budi Utomo, Perhimpunan Indonesia). Peranan pemuda berikutnya bisa kita lihat dalam gerakan mahasiswa Indonesia tahun 1965 (Tritura), 1974 (Malari), 1978(Anti KKN/BKK), dan tahun 1998 (meruntuhkan rezim soeharto).

Ø             Pembinaan pemuda atau pengembangan pemuda
                   Salah satu cara untuk membina pemuda adalah dengan pelatihan atau dengan penanaman sifat-sifat seperti:
1.      Conceptual skill: kemempuan menciptakan ide-ide dan gagasan-gagasan perubahan.
2.      Technical skill: kemampuan-kemampuan teknis yang dibutuhkan sebagai solusi atas sebagai problematika masyarakat.
3.      Human skill: Kemampuan berhubungan dan berinteraksi dengan manusia lain (relasi interpersonal) dari berbagai komponen masyarakat yang akan diajak untuk melakukan perubahan bersama-sama.

Ø Masalah generasi muda
                   Saat ini tawuran yang marak terjadi di kota depok sepertinya sudah bukan menjadi hobi lagi, melainkan sudah menjadi tradisi, sebut saja SMK Baskara dan SMK Pancoran Mas atau yang lebih dikenal Panmas, dan juga STM Budi Utomo dan STM Ganesha.
                        Pada tanggal 12 September tahun lalu seorang siswa SMK Baskara dalam tawuran pelajar , Dedi Triyuda (17) tewas setelah terkena sabetan golok dipaha kirinya, dan juga dilempari batu berukuran sedang yang mengenai kepalanya hingga bocor. Dari beberapa hari berikutnya tawuran pelajar kembali terjadi dipertigaan Parung Bingung, Sawangan antara SMK Baskara dan SMK Panmas, 2 siswa SMK Panmas terlihat sedang berlarian dari kejaran siswa-siswa SMK Baskara, bahkan beberapa siswa yang sudah berada didalam angkutan umum pun kembali turun dan turut ikut berlarian mengejar 2 siswa SMK Panmas tersebut. Bahkan supir angkutan umum pun menyatakan ia enggan mengangkut siswa SMK lelaki karena hal tersebut sering terjadi
                        Hal tersebut sangat menyedihkan mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

Ø Solusi
                   Beberapa solusi yang dapat diterapkan untuk megatasi atau meminimalisir tawuran antar pelajar, diantaranya :
1.      Memberikan pemahaman yang dilakukan oleh guru taupun orang tua bahwa segala sesuatu tidak akan dapat diselesaikan dengan kekerasan.
2.      Melakukan pendekatan secara khusus kepada para pelajar untuk mengajarkan cinta kasih.
3.      Mengajarkan ilmu sosial dan budaya, hal ini sangat penting agar para pelajar tidak salah menempatkan diri dalam lingkungan dan masyarakat.
4.      Mengajarkan pendidikan agama dari sejak dini, berikan pandangan agama merupakan pangkal dari segalanya, dan agar mereka tau konsekuensinya bila melanggar atau tidak menaati perintah tuhan.
5.      Bagi orang tua, mulailah menjadi sahabat anak. Lakukan pendekatan dengan berbicara secara baik-baik agar mereka dapat merasakan kasih sayang orang tuanya, dan akan selalu mendengarkan perintah orang tuanya.
6.      Bagi sekolah, berikan hukuman yang tegas untuk setiap pelanggaran yang dilakukan oleh siswanya, selain hukuman sekolah pun mempunyai tanggug jawab untuk memberikan solusi yakni dengan memperbanyak ekstrakulikuler yang menarik bagi siswa-siswa agar mereka lebih aktif di sekolah dibandingkan diluar.

Sumber :






Jumat, 12 Juli 2013

PRETEST PROTOTIPE

Sebutkan apa saja keuntungan membangun sistem menggunakan metode prototipe dan langkah-langkah dalam pembuatan Sistem Informasi menggunakan metode tersebut

Jawab :
Ø  Keuntungan dari prototipe
·      Menghasilkan syarat yang lebih baik dari produksi yang dihasilkan oleh  metode ‘spesifikasi tulisan’.
·      User dapat mempertimbangkan sedikit perubahan selama masih bentuk prototipe.
·      Memberikan hasil yang lebih akurat dari pada perkiraan sebelumnya, karena fungsi yang diinginkan dan kerumitannya sudah dapat diketahui dengan baik.
·      User merasa puas. Pertama, user dapat mengenal melalui komputer. Dengan melakukan prototipe (dengan analisis yang sudah ada), user belajar mengenai komputer dan aplikasi yang akan dibuatkan untuknya. Kedua, user terlibat langsung dari awal dan memotivasi semangat untuk mendukung analisis selama proyek berlangsung.

Ø  Langkah-langkah pembuatan prototipe :
1.      Langkah Pertama                 
Permintaan bermula dari kebutuhan user.
2.      Langkah Kedua         
Bangunlah sistem prototipe untuk menemukan kebutuhan awal yang diminta.
3.      Langkah Ketiga                     
Biarkan user menggunakan prototipe. Analis harus memberikan pelatihan, membantu dan duduk bersama-sama dengan user, khususnya untuk pertama kali. Anjurkan perubahan. User harus melihat fungsi-fungsi dan sifat dari prototipe, lihat bagaimana ia memecahkan masalah bisnis dan mengusulkan perbaikan.
4.      Langkah Keempat    
Implementasikan saran-saran perubahan.
5.      Langkah Kelima                    
Ulangi langkah ketiga sampai user merasa puas.
6.      Langkah Keenam                 
Merancang dan membangun suatu sistem akhir seperti sebelumnya.

POSTEST ORGANISASI

Apakah peran dan tanggung jawab Project Manager dan Project Leader secara umum dan secara khusus pada 7 fase Pengelolaan Proyek Sistem Informasi?

Jawab:
1.        Tanggung Jawab Manajer Proyek Secara Umum
(General Responsibilities Of The Project Manager)
Hal utama yang harus dilakukan oleh PM adalah berhubungan langsung dengan tim proyek untuk pihak luar. Mereka bertanggung jawab untuk memberikan laporan mengenai rencana dan program yang ada kepada user, manajer tingkat atas dan kepada siapa saja yang memerlukan. Semua informasi dari yang selalu berubah, keuangan, jadwal , orang dan isu perusahaan atau semua hal yang mempengaruhi perusahaan harus dikomunikasikan dengan PM yang akan menyampaikan kepada para anggota tim. PM akan menggunakan segala informasi yang ada untuk menyelesaikan pekerjaan.
Pertanggungjawaban yang lain adalah untuk mengatur rencana tim. PM adalah pemimpinnya yang memberikan motivasi dan memberikan jalan keluar terhadap masalah-masalah tim yang harus dipecahkan.

Tanggung Jawab PM Secara Khusus Dalam Setiap Fase
a.     Definisi
PM adalah orang yang mengatur diambil atau tidaknya suatu keputusan. Hal ini mungkin mempengaruhi wawancara dengan user dan membantu dalam pembuatan dokumentasi, PM dibantu oleh PL yang akan memberikan bantuan teknis, seperti persiapan rencana proyek. Ketika semuanya sudah selesai PM yang akan menghitung seluruh total pengeluarannya, membuat jadwalnya dan mencari tenaga kerjanya. Seluruh proposal disetujui, PM biasanya membuat Project File (PF). File proyek akan menjadi pusat untuk semua hal mengenai dokumen proyek, termasuk laporan keadaan, waktu pertemuan, dll.
b.     Analisis
PM harus membuat beberapa bagian mengenai spesifikasi fungsional : pengantar, spesifikasi perubahan, penerimaan (masukkan dari PL secara rinci), hubungan dan kondisi , jaminan dan semuanya tentang pengaruh system yang baru dalam lingkungan user.
c.     Disain
PM menyusun pertemuan secara rutin dan menerbitkan sebuah laporan harian.
d.     Pemrograman
Manajer harus dapat memonitor semua yang terjadi dalam tim dan merespon yang ada serta dapat memberikan suatu pandangan untuk memastikan perkembangan yang telah dicapai
e.     System Integrasi dan Test
PM harus bisa menjaga keutuhan perusahaan.
f.        Penerimaan
PM menjadualkan waktu, fasilitas dan sumber-sumber yang dibutuhkan untuk menjalankan system dan memastikan user menandatangani perjanjian.
g.     Operasi
PM harus memastikan bahwa dukungan teknik yang ditampilkan sebelumnya tersedia dan user puas dengan system operasional. Dan akhirnya PM mengadakan pertemuan untuk mengevaluasi proyek dan memberikan laporan proyek.

2.      Tanggung Jawab Pimpinan Proyek (Project Leader) Secara Umum
Pimpinan proyek harus memastikan harus memastikan bahwa produk itu dibuat menurut spesifikasi rancangan dan tidak terlalu banyak masalah.
Tanggung Jawab PL (Project Leader) Secara Khusus Dalam Setiap Fase
a.     Definisi
PL akan melakukan sebagian besar kegiatan dari rencana persiapan proyek, seperti level bawah dari WBS dan melakukan perkiraan.
b.     Analisis
PL merupakan coordinator untuk menganalisa dan menulis semua bagian teknis dari perincian fungsional, seperti perincian umum, objektivitas, persyaratan system, dan gambaran komponen.
c.     Disain
PL mengatur semua rancangan dan mempelajarinya, memberikan tugas kepada para disainer dan kemungkinan dapat menanganinya sebagian besar disainnya, khususnya pada tingkat yang lebih tinggi.
d.     Pemrograman
PL membuat semua tugas pemrograman dan memecahkan banyak masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh programmer.
e.     System Test
PL merencanakan penggabungan, pengontrolan, menjaga hasilnya dan tetap mempertahankan informasi yang ada kepada PM, diharapkan sesering mungkin.
f.        Penerimaan
PL akan menjalankan aspek kegiatan teknis dari penerimaan. Ia mungkin akan menulis ATP, melkukan pemeriksaan pada system ted akhir dan melkasanakan ini bagi para user.
g.     Operasi
PL memberikan suatu garansi atau menyediakan orang yang akan menjawab setiap pertanyaan yang dilakukan di telepon atau bahkan melakukan kegiatan latihan untuk user.



























Sabtu, 22 Juni 2013

PENGARUH KEBUDAYAAN BARAT TERHADAP REMAJA INDONESIA (VALENTINE DAN HALLOWEEN)



PENDAHULUAN
Seiring dengan masuknya era globalisasi saat ini, turut mengiringi budaya-budaya asing yang masuk ke Indonesia. Di zaman yang serba canggih ini, perkembangan kemutahiran tekhnologi tidak dibarengi dengan budaya-budaya asing positif yang masuk. Budaya asing masuk ke negeri kita secara bebas tanpa ada filterisasi. Pada umumnya masyarakat Indonesia terbuka dengan inovasi-inovasi yang hadir dalam kehidupannya, tetapi mereka belum bisa memilah mana yang sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku dan mana yang tidak sesuai dengan aturan serta norma yang berlaku di negara Republik Indonesia.
Negara Indonesia mempunyai norma-norma yang harus dipatuhi oleh masyarakatnya, norma tersebut meliputi norma agama, norma hukum, norma sosial, norma kesopanan. Setiap butir norma memiliki peranan masing-masing dalam mengatur hidup manusia. Norma merupakan suatu ketetapan yang ditetapkan oleh manusia dan wajib dipatuhi oleh masyarakat dan memiliki manfaat positif bagi kelangsungan hidup khalayak. Setiap peraturan yang telah ditetapkan pasti ada sanksi bagi yang melanggar, hal itu serupa dengan norma, apapun jenis norma ada di Indonesia, pasti ada sanksi bagi yang melanggarnya.
Pada umumnya masyarakat Indonesia sekarang seakan tidak menghiraukan lagi norma-norma yang ditetapkan. Terbukti dengan banyaknya penyimpangan prilaku yang dilakukan oleh banyak orang, seperti perbuatan korupsi, mencuri, menistakan agama, dan sebagainya. Kasus-kasus seperti itu menandakan bobroknya mental bangsa ini. Sehingga generasi muda yang mendatang bisa diperkirakan dapat lebih buruk dari masa sekarang jika mental mundur tersebut masih ditularkan pada kaum remaja saat ini.
Hal tersebut sudah mulai terjadi sekarang, kenyataan yang terjadi saat ini banyak remaja yang melakukan penyimpangan-penyimpangan yang sudah tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di Indonesia. Mereka tidak menghiraukan lagi norma-norma yang ada. Kemudahan mengakses budaya asing serta kemudahan masuknya budaya asing tanpa ada filterisasi membuat usia muda rawan tergoda dengan hal-hal yang bisa membahayakan dirinya. Seperti banyaknya blue film yang masuk ke Indonesia, permasalahan ini sangat berdampak negatif bagi masyarakat khususnya kalangan remaja. Banyak blue film atau adegan porno laiinya yang dapat diakses dengan mudah melalui internet. Para remaja bebas mengakses dan menonton film tersebut tanpa pengawasan dari pihak orang tua mereka. Hal tersebut menimbulkan dampak yang kurang baik bagi psikis si remaja itu sendiri, dengan menonton adegan porno, si remaja tersebut jadi termotivasi ingin melakukan hal yang ia tonton dan ada sesuatu yang baru yang tidak seharusnya di coba jadi ingin dicoba. Jika sudah seperti ini siapa yang harus di salahkan? Permasalahan ini hanyalah satu contoh kasus yang sekarang sering terjadi di Indonesia.
EFEK DARI PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Perubahan kebudayaan dalam masyarakat merupakan gejala perubahan pola hidup, kebiasaan dan struktur sosial dalam masyarakat yang disebabkan oleh beberapa faktor. Perubahan kebudayaan ini merupakan hal alami yang terjadi di masyarakat dikarenakan sifat alami manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Menurut sumber dari Wikipedia, perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat yang terjadi karena adanya perubahan komunikasi; cara dan pola pikir masyarakat; faktor internal lain seperti perubahan jumlah penduduk, penemuan baru, terjadinya konflik atau revolusi; dan faktor eksternal seperti bencana alam dan perubahan iklim, peperangan, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Menurut Hirschman, kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.
Seperti yang telah disebutkan di atas, perubahan jumlah penduduk merupakan salah satu penyebab perubahan kebudayaan secara intern, baik itu dikarenakan kelahiran, kematian ataupun perpindahan (migrasi). Perpindahan penduduk merupakan salah satu penyebab yang patut diperhitungkan. Biasanya masyarakat pendatang cenderung membawa kebudayaan asalnya. Hal ini menyebabkan terjadinya pergeseran kebudayaan masyarakat asal dan terjadi pembauran kebudayaan. Hal ini diperkuat jika kebudayaan yang dibawa tampak lebih modern dan lebih menarik. Sebagai contoh masyarkat ibu kota yang melakukan migrasi ke daerah, cenderung memamerkan hal – hal baru yang dimiliki dan membawa kebudayaan kota yang biasa dilakukan ke daerah. Hal ini ditunjang oleh kemajuan teknologi, sehingga masyarakat daerah tertarik dan cenderung mengikuti pola, kebiasaan dan kebudayaan tersebut. Akan tetapi, tidak semua kebudayaan yang di bawa membawa pengaruh positif. Contoh lain yaitu adanya penemuan baru merupakan salah salah satu penyebab perubahan kebudayaan secara internal. Handphone merupakan salah satu temuan yang mengubah kebiasaan masyarkat dalam berkomunikasi. Masyarakat yang semula menggunakan surat sebagai sarana berkomunikasi, saat ini telah beralih menggunakan handphone. Bahkan handphone bukan lagi barang mewah.
HARI HALLOWEEN
Halloween atau Hallowe’en adalah tradisi perayaan malam tanggal 31 Oktober, dan terutama dirayakan di Amerika Serikat. Tradisi ini berasal dari Irlandia, dan dibawa oleh orang Irlandia yang beremigrasi ke Amerika Utara. Halloween dirayakan anak-anak dengan memakai kostum seram, dan berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga meminta permen atau cokelat sambil berkata "Trick or treat!" Ucapan tersebut adalah semacam "ancaman" yang berarti "Beri kami (permen) atau kami jahili." Di zaman sekarang, anak-anak biasanya tidak lagi menjahili rumah orang yang tidak memberi apa-apa. Sebagian anak-anak masih menjahili rumah orang yang pelit dengan cara menghiasi pohon di depan rumah mereka dengan tisu toilet atau menulisi jendela dengan sabun.
Halloween identik dengan setan, penyihir, hantu goblin dan makhluk-makhluk menyeramkan dari kebudayaan Barat. Halloween disambut dengan menghias rumah dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween.
Halloween berasal dari festival Samhain (dari bahasa Irlandia Kuno samain) yang dirayakan orang Kelt zaman kuno. Festival Samhain merupakan perayaan akhir musim panen dalam kebudayaan orang Gael, dan kadang-kadang] disebut "Tahun Baru Kelt". Orang Kelt yang menganut paganisme secara turun temurun menggunakan kesempatan festival untuk menyembelih hewan ternak dan menimbun makanan untuk persiapan musim dingin. Bangsa Gael kuno percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka. Orang mati membahayakan orang hidup dengan membawa penyakit dan merusak hasil panen. Sewaktu merayakan festival, orang Gael menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih. Orang Gael mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka
HARI VALENTINE
Hari Valentine yang jatuh tepat setiap 14 Februari menjadi hari tatkala setiap pasangan dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan perasaannya. Asal muasal Valentine sendiri sudah ada sejak dahulu kala. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah Gamelion, bulan yang dipersembahkan khusus untuk pernikahan suci Dewa Zeus dan Dewi Hera.
Hari Valentine juga merupakan sebuah hari ketika para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma juga dikaitkan dengan Santo Valentinus. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.
Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun. Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine. Sedangkan di Romawi kuno, 15 Februari adalah Hari Raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, Dewa Kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus menyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jalanan Kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama, wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.
Lalu siapakah Valentinus? Cerita yang beredar ia adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ketiga. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut, dan ia bukan satu-satunya. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semuapria di kerajaannya bergabung di dalamnya. Namun sayangnya keinginan ini bertepuk sebelah tangan. Para pria enggan terlibat dalam perang. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Hal ini membuat Claudius sangat marah, ia pun segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila. Kaisar berpikir bahwa jika pria tak menikah, mereka akan dengan senang hati bergabung dengan militer. Claudius pun melarang adanya pernikahan. Para pasangan muda menganggap keputusan ini sangat tidak manusiawi. Karena menganggap ini adalah ide aneh, Santo Valentine menolak untuk melaksanakannya. Ia tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yakni menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini diketahui kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia bergeming dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin, tanpa bunga, tanpa kidung pernikahan. Hingga suatu malam, ia tertangkap basah memberkati sebuah pasangan. Kedua sejoli itu berhasil melarikan diri, namun malang Santo Valentine justru tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis mati. Bukannya dihina, ia malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara. Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta itu adalah putri sipir penjara. Sang ayah mengizinkannya untuk mengunjungi Santo Valentine di penjara. Tak jarang mereka berbicara selama berjam-jam. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta itu. Ia setuju bahwa Santo Valentine telah melakukan hal yang benar.
Di hari saat Valentine dipenggal, yaitu 14 Februari, ia menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis itu atas semua perhatian, dukungan dan bantuannya selama dipenjara. Di akhir pesan itu, ia menuliskan: "Dengan Cinta, dari Valentine-mu."
Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini, setiap 14 Februari, orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai Hari Kasih Sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat Santo Valentine sebagai pejuang cinta, sementara Kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.
Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan. Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya valentine itu Merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada Pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta. Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, ataupun, teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya.(dari berbagai sumber/ASW)
PENGARUH TERHADAP REMAJA
Remaja identik dengan masa dimana mencari identitas diri melalui bergaul dengan teman-teman sebaya, dan mencari pengalaman dengan mengikuti banyak kegiatan-kegiatan yang di anggap baru bagi mereka. Serta kecenderungan para remaja mengikuti budaya yang tengah trend, sehingga tidak sedikit para remaja terjebak dengan budaya dari Mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui informasi yang sangat mudah di dapatkan baik dari media Online maupun media massa yang sekarang ini cukup mudah di dapatkan. Seperti budaya Valentine Day’s yang di kalangan remaja lebih di kenal dengan sebutan Hari Kasih Sayang, ini sebenarnya bukan budaya orang indonesia melainkan adalah budaya orang mancanegara yang kemudian masuk ke Indonesia dan di sambut baik oleh kalangan anak-anak muda kemudian menjadi budaya di kalangan para remaja (anak-anak muda).
 Para remaja di Indonesia kata Valentine Day’s itu sudah tidak asing bagi dunia remaja, mereka lebih mengenal dan memahami di karenakan Valentine Day’s identik dengan remaja serta mereka juga ikut merayakan. Biasanya Valentine Day’s (Hari Kasih Sayang) dirayakan kepada kekasih atau pasangan masing-masing dengan memberikan hadiah berupa Coklat yang di jadikan simbol kasih sayang, serta memberikan selamat kepada kekasih (Pasangan masing-masing) berupa kata-kata indah yang berisikan bait-bait kata yang romantis sehingga membuat pasangan kita menjadi lebih sayang. Selain itu juga ada yang menjadikan Valentine Day’s (Hari Kasih Sayang) sebagai saat yang tepat untuk mengutarakan perasaan kepada cewek yang ingin di jadikan pacar atau kekasih dengan mengungkapkan isi hati tentang perasaanya kepada si cewek tersebut.
Sebenarnya Valentine  Day’s (Hari Kasih Sayang) itu baik dan bagus apabila di lakukan dengan benar, karena didalamnya terdapat pesan-pesan yang baik yaitu mempererat dan menyatukan rasa kasih sayang terhadap pasangan kita masing-masing. Sehingga memiliki peran yang penting bagi keharmonisan dengan kekasih atau pasangan kita masing-masing, cuma kita juga harus mengetahui asal mula dari Valentine Day’s tersebut sehingga kita tidak memahami kata Valentine Day’s secara mentah (Salah) atau dalam artian menyamakan dengan negara asalnya yang apabila di telusuri mempunyai perbedaan budaya serta tradisi yang ada di masing-masing negara. maka bagi para remaja yang masih dalam tahap pencarian identitas diri harus dapat menyaring segala informasi yang masuk dan berkembang sehingga tidak salah dalam pemahaman informasi tersebut.
 Sebagai para remaja yang masih haus akan informasi dan pengalaman sebagai identitas mereka hendaknya mengerti betul apa yang mereka lakukan, seperti halnya Valentine Day’s (Hari Kasih Sayang) sehingga mereka tidak terjemurus dalam kebudayaan asing yang tentu saja berbeda dengan kebudayaan di Indonesia yang mencerminkan adat ketimuran.
Sumber,
http://showbiz.liputan6.com/read/511096/sejarah-valentine-persembahan-dewa-zeus-untuk-sang-dewi
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/efek-dari-berubahnya-budaya/
http://rapendik.com/program/wandira/konseling-remaja/571-pengaruh-budaya-asing-pada-remaja